LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI


On 01.31 by LSP in
Implementasi sistem pelatihan dan penilaian berbasis kompetensi mensyaratkan tersedianya Asesor Kompetensi sebagai salah satu komponen utama dalam proses penilaian. Pada konteks pelaksanakan uji kompetensi atau penilaian berbasis kompetensi, seorang Asesor Uji Kompetensi memiliki peran yang sangat penting dan menentukan dalam mencapai kualitas uji kompetensi yang diharapkan.

Asesor dengan kompetensi dan kewenangan yang dimilikinya dapat merekomendasikan memutuskan apakah seseorang sudah kompeten atau belum kompeten terhadap unit standar kompetensi yang dinilai. Asesor tidak hanya dituntut untuk mampu menilai kompetensi seseorang, tetapi harus mampu membimbing dan mengarahkan peserta uji untuk dapat menampilkan seluruh kemampuan terbaik yang dimilikinya dalam memenuhi bukti-bukti yang dipersyaratkan pada satu atau sekelompok unit kompetensi.

Pusat Penelitian Oseanografi LIPI melalui Program COREMAP-CTI LIPI sedang merancang pelaksanaan uji kompetensi pada jabatan kerja penilai kondisi terumbu karang dan ekosistem terkait. Termasuk mempersiapkan Asesor Kompetensi dalam proses uji kompetensinya. Melihat peran penting asesor, maka perlu dipersiapkan suatu mekanisme dan prosedur dalam mempersiapkan, menyeleksi, melatih, mensertifikasi dan mengembangkan seorang asesor untuk mencapai kompetensi yang dipersyaratkan.

Berlatar belakang uraian diatas, maka dalam rangka mempersiapkan asesor yang “qualified” dan “certified” dilaksanakan pelatihan kepada calon asesor. Pelatihan asesor kompetensi dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 20-23 Maret 2017 yang diikuti oleh sebanyak 19 orang calon asesor yang berasal dari internal LIPI maupun universitas yang bekerjasama dengan Pusat penelitian Oseanografi LIPI. Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memberikan pembekalan kepada peserta terkait 3 kompetensi menjadi seorang asesor yakni merencanakan asesmen kompetensi, membuat perangkat asesmen serta memutuskan asesmen kompetensi.